Jumat, 26 September 2014

Murid baru di sekolah
       Hai semua namaku Vynta, aku bersekolah di Smart girl islamic International school. Aku duduk di kelas 5 sd, aku berumur 10 tahun. Hari ini aku akan menceritakan apa yang akan aku lakukan dalam sehari- hari.
          Kriiiiiinggggg...........
          “duuh itu suara apaan sih berisik amat dah” kataku sambil menguap
          “APA....? udah jam 05.00 pagi” kataku sambil berteriak karena kaget sekali meihat jamku yang sudah jam 05.00 pagi
          “Vynta, jangan berisik donk nanti tetangga sebelah marah-marah lagi sama kita” omel mama dari dapur
          Setelah itu aku pun langsung beranjak dari tempat tidurku ke kamar mandi. Selesai mandi aku langsung memakai seragam sekolahku yang berwarna biru dengan rompi putih, dasi biru dan rok semata kaki yang berwarna biru, dan tidak lupa untuk memakai krudung berwarna biru.
          “pa hari ini papa mengantarkan Vynta tidak?” tanya mama kepada papa sambil mengoleskan selai roti untukku
          “sepertinya iya” jawab papa sambil mengunyah roti dengan selai kacang.
          Selesai berdandan aku langsung memakai mukenaku yang berwarna biru dengan bunga yang bersinar. Selesai shalat subuh aku langsung mengaji surah Muhammad ayat 1-20. Selesai itu aku langsung pergi ke meja makan untuk makan bersama mama dan papa.
          “Vynta nanti kamu diantarkan papa ya” kata papa
          “baik pa” kataku dengan senang hati
          Selesai makan bersama, aku dan papa langsung pergi ke sekolahku. Sesampainya di sekolah aku langsung bertemu dengan sahabatku yang bernama Gyan dan Veny.
          “assalamualaikum papa” ucapku sambil melambaikan tangan
          “waalaikumsalam Vynta” jwab papa
          “hai Vynta” kata Gyan dan Veny serempak
          “hai juga Gyan dan Veny” kataku sambil menarik tangan Gyan dan Veny kekelas kami bertiga yang berada dilantai ke 3.
          “aduh Vynta” kata Veny
          “ayolah” kataku
          Tiiiiiinggggggggg......... bel sekolah berbunyi
          “ayo cepat” kata Gyan (memang Gyan suka kecepatan)
          “baiik” kata Veny dan aku serempak (memang kami bertiga tomboy semua, walaupun Veny takut ketinggian dan kecepatan).
          “oke, kalian semua sudah masuk ke kelas 5 berarti kalian semua sudah harus disiplin” kata miss Jenny
          “teman, sekarang dikelas ini ada murid baru yang berasal dari inggris, oke Grace silahkan perkenalkan diri kamu di depan kelas” kata miss Jenny
          “hai teman-teman perkenalkan namaku Grace dulu aku bersekolah di smart girl international school dan sekolah itu berada di ingggris aku ke Indonesia karena papaku sakit struk dan dia harus dirawat di Indonesia” kenal Grace kepada semua teman-teman
          “salam kenal Grace” kata semua murid serempak
          “salam kenal juga” kata Grace
          “Grace silahkan duduk disamping Vynta” kata miss Jenny
          “oke kita akan belajar bahasa Indonesia, bla.... bla....bla.....bla....” jelas miss Jenny.
          Tiiiiiinggggg.........
          “waktunya pulang” kata miss Jenny.

           


Sabtu, 13 September 2014

Smart Girl

Hai, namaku katherine aku sering dijuluki Smart Girl oleh temanku. Karena aku sering juara kelas dan aku sangat bersemangat dalam hal apapun yang positif. Aku kelas 6 SD. Semoga kalian senang membaca ceritaku.

Kring.. Kring..
Alarm hpku berbunyi, aku langsung bersiap-siap untuk mandi lalu sarapan pagi. Aku berangkat diantar oleh papa. Sesampainya di sekolah, aku pun bertemu dengan Prilly dia adalah sahabat terbaikku.
 “Hai Prilly!” sapaku.
“Hai juga Katherine!” sapanya balik.
“Yukkk..... kita ke kelas!” ajakku.
“Ayuukkkk!” balasnya.
Aku pun langsung mengajak Prilly ke kelas. Sesampainya ke kelas, tiba-tiba ada suara sepatu. Aku pun langsung duduk di kursi, ternyata itu adalah bu Heni. Bu Heni adalah guru matematika yang tidak pernah marah tapi bu Heni sangat tegas kepada murid-muridnya. Selesai pelajaran matematika ada ketua kelasku yang memanggiku, aku pun langsung menuju ke ketua kelasku namanya adalah sherly.
“Iya, ada apa Sherly”
“Aku ingin memberikan kamu surat ini” kata Sherly.
“Ohh.... ok!, makasih Sherly” kataku.
Aku pun langsung memasukkan surat dari Sherly ke dalam tasku, dan aku langsung menuju ke kantin untuk beristirahat. Karena, jam segini adalah waktunya untuk beristirahat. Selesai istirahat aku langsung menuju ke kelas dan melanjutkan pelajaran-pelajaran yang lain, lalu pulang.
“Assalamu’alaikum mama.....” teriakku kencang.
“Wa’alaikumsalam Katherine” balas mama.
Aku pun langsung salaman dengan mama lalu langsung menuju ke kamar untuk membuka surat dari Sherly. Saat dibuka ternyata isinya tentang UN (Ujian Nasional), aku pun langsung menuju ke mama untuk menunjukan surat tersebut. Mama pun langsung menyuruhku untuk belajar, karena aku mau UN. Aku pun menuruti perintah mama. Aku pun langsung mandi lalu belajar.

Pagi hari.....
            Aku pun bangun lalu langsung mandi dan bersiap-siap untuk sarapan pagi. Selesainya sarapan aku langsung menuju ke mobil karena papa sudah terlebih dahulu selesai. Hari ini hari Senin waktunya aku UN. Sampai di sekolah, aku langsung menyiapkan pensil dan penghapus.

3 Hari kemudian.....
            “Akhirnya..... aku selesai UN yey!!!” teriakku dengan rasa senang.
            Mama pun langsung menuju ke kamarku karena mama sepertinya mendengar teriakku.
            “Katherine, kenapa kamu teriak kencang sekali?” tanya mama.
            “Karena aku sangat senang sekali. Karena aku sudah selesai UN dan aku tinggal menunggu hasilnya” jawabku.

Keesokan harinya....
            Hari ini adalah pengambilan rapot. Aku pun tidak sabar untuk memngambil hasil nilai UNku. Aku pergi bersama mama saja, karena papa sedang ada rapat mendadak.
            “Assalamua’laikum mama” mama pun tiba-tiba mendengar ada seseorang yang mengucap salam. Saat mama melihat...
            “Wahhh.... Wa’alaikum salam bu...” ternyata itu adalah ibu guru wali kelasku. Ternyata waktunya mamaku yang mengambil rapot.
            Selesainya mama mengambil rapot, aku pun langsung melihat rapotku. Ternyata aku juara kelas, teman-temanku pun turut senang. Aku pun langsung berteriak kencang sekali. Tapi saat selesai teriak banyak orang melihatku, lalu aku hanya tersenyum malu.

Di perjalanan....
            “Mama hadiah untuk juara kelas ini apa?” tanyaku.
            “Hmm... Katherine maunya apa?” tanya mama.
            “Aku sih maunya hp Iphone” jawabku.
            “Ok.. insyaallah mama akan membelikan hp Iphone”
            “Makasih mama” aku pun menjawab dengan sangat senang.
           Sekarang aku punya hp Iphone jadi aku bisa sering main hp, tapi aku tidak boleh lupa dengan belajar. Jika nilai pelajaranku menurun hpku akan disita. Huhuhuhu...